Corona Virus Update

Dunia gempar dengan hadirnya virus baru ini. Virus yang dikenal dengan nama 2019-nCoV ditemukan Desember 2019 di WUHAN China. Hingga saat ini, jumlah negara yang melaporkan kasus coronavirus terus bertambah. Per Jumat (31/1/2020), totalnya sudah mencapai 21 negara, setelah Italia, India, dan Filipina melaporkan kasus pertama mereka pada Kamis. 

Seiring dengan meluasnya penyebaran virus yang mirip Server Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) itu, Komisi Kesehatan Nasional China juga melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat virus corona di China daratan meningkat. Per Jumat, angkanya mencapai 213 orang, CNN.

Dikutip dari  laman liputan6.com, dalam keterangan resmi WHO berjudul Statement on the second meeting of the International Health Regulations (2005) Emergency Committee regarding the outbreak of novel coronavirus (2019-nCoV), yang dipublikasikan pada 30 Januari 2020, bahwa masih mungkin untuk menghentikan penyebaran virus corona, asalkan negara-negara memberlakukan langkah-langkah kuat untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

Dikutip dari alodokter.com, Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Virus yang diperkirakan ditularkan melalui hewan ke manusia ini dengan berkembanganya kasus yang ada, ternyata dapat menularkan juga antar manusia. 

Adapun penularan dapat melalui percikan ludah dari bersin atau batuk penderita virus Corona, kontak mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita, bersentuhan atau berjabat tangan dengan penderita.

Hingga saat ini, infeksi virus Corona belum ditemukan terapi yang tepat, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meredakan gejalanya, yaitu:
1. Menggunakan obat pereda demam dan nyeri.
2. Menganjurkan penderita untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
3. Menganjurkan penderita untuk istirahat yang cukupdan jangan keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
4. Menganjurkan dan mengharuskan penderita untuk minum banyak air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.

Pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
1. Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
2. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bila Anda beraktivitas di tempat umum.
3. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
4. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
5. Pastikan Anda memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
6. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
7. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
8. Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
9. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk seseorang yang diduga terinfeksi virus Corona, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus tidak menular ke orang lain, yaitu:
1. Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
2. Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, 3. gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
4. Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
5. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
6. Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
7. Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
8. Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.

Sumber gambar : Times Indonesia